Senin, 10 Desember 2012

Cooking with Mama and Chef Keiko


Menjelang Natal, saya mulai coba coba untuk bikin kue kue kering. Rencananya sih mau bikin sekitar 2 minggu lagi.Tidak kue kering yang ribet ribet, yang simple aja. Pas lagi buka buka buku resep dan cari cari di inet, kue kering apa yang termudah, Keiko narik tangan saya…..
Keiko :Ayo..Mama, keiko mau nonton
Mama : Tadi, kan baru nonton, ayo warnain aja ya..
Keiko : Gak mau, Keiko mau nonton….!!!!!!
Weleh mulai deh ngototnya keluar. Buku yang lagi saya pegang, langsung dia ambil.
Keiko : Buku apa ini mama ?
Mama : Buku masak…
Keiko : Keiko mau masak mama…
Mama : Iya, Keiko bsk masak di sekolah ya sama Ms. Artie ( disekolah di hari Jumat biasanya ada cooking class )
Keiko : Keiko..mau masak sekarang, Keiko suka masak…
Well.. siapa juga anak anak yang gak suka masak dan recokin mamanya didapur. Melihatnya begitu tekun liat buku masak saya, dan nunjuk nunjuk..mau ini mau itu, gak tega rasanya Even udah sore ( 5.30 pm ) akhirnya saya siapin smua bahan. Beruntungnya bahannya gampang BGT….!!!!!! Dan juga ada smua di rumah, jadi mulai lah kami prepare.
Ini bahan bahannya untuk bikin Chocó Cookies yang saya ambil dari Buku resep Kartini edisi 2007
Bahan :
1.       275 g mentega
2.       175 g gula halus ( ini selera ya…, kalo kami gak suka manis, jadi kami kurangi )
3.       1 butir telor ayam
4.       325 g tepung terigu
5.       30 g coklat bubuk
6.       Keju chedar parut
Cara bikinnya :
1.       Kocok mentega, gula halus, dan telor sampai lembut. Terus masukin tepung terigu yang sudah diayak bersama coklat bubuk, aduk rata.Sampai Adonannya itu kalis, jadi bisa di bentuk bentuk .


      
2.        Gilas adonan , cetak dengan cetakan kue, ( dirumah Cuma ada cetakan, hati, bulan sabit , sama bintang)

3.       Setelah Udah semua  dicetak kemudian ditaburi keju parut , baru dipanggang sekitar 25 menit dengan suhu 150 derajat 

   Keiko bener bener enjoy bgt dengan acara masak ini, dan dia gak ngerecokin ato Cuma sekedar ngotorin, dia benar benar asisten yang membantu BGT ( mamanya terkagum kagum ) Keju chedar kraft , dia yang marut ( tekun bgt marutnya, dan rapih )
Slama proses masak bareng bareng ini, dia cerita macem macem…bicara ngalor ngidul, cerita tentang smua temannya dan juga film film yang dia tonton…, buku yang dia baca.
Mama : nanti kalo kue nya udah jadi kita kasih papa ya….
Keiko : mama..nanti juga kasih Cherril ,kakak Karin, Bio juga ya… ( mereka adalah teman teman sekolah Keiko )
Senangnya…tanpa sadar, Keiko punya rasa untuk berbagi…Padahal saya gak terpikir untuk bawa cookies alakadarnya ini kesekolah untuk teman temannya .
Selama 25 menit nunggu di baking, Keiko makan malam…Alamak…makannya lahap bgt, yang biasanya bisa 15 menit dengan banyak tingkah, ini Cuma 5 menit, ternyata dia cape..jadi laper dan juga exited, nunggu kuenya keluar dari oven.
Aroma kue simple dan dadakan ini bener bener..terasa nyamm..nyammm  BGT, terasa sangat special buat saya karena saya dibantuin Keiko bikinnya.
Begitu cookies nya kluar dari oven, keiko yang makan duluan…abis makan malam, masih bisa masuk 4 biji cookies dan segelas susu hangat…  
Keiko tidur agak cepet, yang biasanya jam 9 , 8.15 dia dah tidur, sepertinya dia kecapean karena ngaduk adonan dan juga marut keju nya xi..xi..
Thx ya..sayang..BIG HUG buat Chef Keiko…



Rabu, 05 Desember 2012

Andai Tuhan Yesus Jadi Gubernur Jakarta

Ini hari ke 5 ya…Bulan Desember 2012, Lets count… 2012 hanya tinggal 26 hari saja, ada yang perlu dibereskan? well….rasanya akhir tahun adalah , bulan yang baik untuk ngeberesin apapun juga, dari atap rumah yang bocor sampai dekor rumah ato mengejar smua plan yang pernah kita bikin pas awal tahun 2012 kemarin, ataupun ngeberesin segala sesuatu yang ada di hati. Sebenarnya bukan bulan desember aja, tapi..kebanyakan dari kita itu kayak kejeduk kepalanya begitu bulan desember udah di depan mata.What I have done this year????? Apakah saya berkembang , bertumbuh menjadi lebih baik????ato tahun ini “biasa aja” ato tahun ini penurunan??? Seperti pembukuan bisa di itung kalo udah diakhir..sama deh… J
Saya Patut bersyukur untuk Penyertaan Tuhan buat saya pribadi dan Keluarga kami sampai pada saat ini, kami benar2 di pelihara Tuhan dengan sangat NYATA. Berkat yang paling besar bagi kami adalah Putri kami Keiko..sebulan lagi dia akan menjadi 4 tahun, tahun ini dia mulai sekolah, up and down pertumbuhan Keiko jadi berkat tersendiri buat Kami sebagai orang tuanya.
Untuk itulah di Bulan Desember tahun ini, Natal kali ini saya ingin sekali membuatnya dengan lebih berkesan, saya dah punya list buat dekor rumah, udah plan mau bikin kue , bungkus hadiah , well..bulan Desember ini saya udah punya banyak agenda..jadi awal bulan Desember kemarin saya ngebongkar semua buku resep makanan, buku dekor untuk ide saya kira kira dekor ato hiasan apa yaaa yg bisa saya buat sendiri ? bikin rumah cantik, tapi tetep saving budget he,,he..
Lagi asyik bongkar bangkir buku…ketemu buku ini

Buku ini adalah buku yang ditulis sama Pdt.Dr. Andar Ismail, Buku buku Renungan seri Selamat…ada yang selamat Paskah, ada yang selamat Panjang Umur…ternyata saya juga punya yang selamat natal ya…( xi..xi..ternyata gak dibaca euy selama ini )Buka buka…buku saya kejeduk dengan tulisan renungan yang judulnya :
Andai kata Tuhan Yesus Jadi Gubernur DKI
Pagi tadi sejumlah wartawan Ibu kota menunggu kedatangan Gubernur di tangga Balai Kota. Seturunnya dari mobil Mercy hitam,Gubernur segera di kerumuni para wartawan yang mengucapkan selamat berkenaan dengan ulang tahunnya pada hari ini.dengan cepat pula para wartawan mengajukan pertanyaan kepada gubernur yang tampaknya sudah tergesa gesa ingin masuk,
Wartawan kami merekam Tanya jawab antara Wartawan (W) dengan Gubernur ( G ) sebagai berikut :
W : Pak Gub,Kemarin malam semua Gereja di Jakarta merayakan ulang tahun Bapak.bagaimana perasaan Bapak?
G : Biasa saja…
W : Gereja 2 mana saja yang kemarin malam Bapak kunjungi?
G : satu pun tidak saya kunjungi,kemarin malam saya diam di rumah.
W : lho..bukannya Bapak tamu VIP ?
G : Saya tidak senang melihat mereka yang suka duduk di sofa yang empuk dan bagus di baris terdepan.
W : tapi Pak, mereka berdoa.
G : Mereka mengelabui mata orang dengan doa yang panjang2, padahal mereka menelan rumah janda janda dan meggusur rumah orang lain seenaknya.
W : jadi, bapak tidak setuju orang beribadah???
G : saya tidak mengatakan begitu.Maksud saya , saya membenci segala kumpulan dan perayaan mereka.jauhkan dari pada saya keramaian koor mereka, dan lagu lagu nyanyian jemaat mereka, tidak mau saya dengar.Yang penting biarlah keadilan bergulung gulung seperti air dan kebenaran seperti sungai yang selalu mengalir.
W : Mengapa bapak berkata begitu ?
G :Sebab saya tahu, bahwa banyak perbuatan mereka yang jahat.Mereka menjadikan orang benar terjepit. Mereka menerima uang suap.Mereka mengesampingkan orang miskin di pintu pengadilan negeri. Mereka benci kepada yang memberi teguran di Koran.Mereka menginjak injak orang yang lemah, dan mengambil pajak dengan cara memeras.Mereka rakus.
W : Jadi, apa Bapak menganggap iman itu tidak berguna ?
G : maksud saya, iman harus di sertai perbuatan. Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakikatnya adalah mati.
W ; apa Bapak setuju Natal dirayakan dengan Pesta ?
G : Asal saja semua sampah bekas pesta itu dibuang pada tempatnya.jakarta harus bersih.
W : Ada gereja yang berNatal dengan anggaran lebih dari satu juta , padahal….
G :Itu uang mereka, asal saja uang halal, dan asal mereka inget sama yang susah.
W : Tapi itu kan mewah , Pak?
G : ah, mengapa saudara melihat selumbar di puncak Monas sedangkan bis tingkat di dalam mata saudara tidak saudara ketahui. Jangan saudara menghakimi orang lain mewah, padahal Saudara sendiri sekarang memakai baju safari yang begini indah.
W : ( salah tingkah ) emm…Apa Bapak setuju orang2 merayakan ultah Bapak dengan pohon terang ?
G : Mengapa tidak? Dan akan lebih baik kalau pakai pohon plastik saja, Jakarta perlu di dihijaukan.
W : Menurut Bapak, kegiatan apa yang paling positif pada  hari Natal ini ?
G :  Ibadah yang murni di hadapan Allah, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda janda dalam kesusahan mereka.Memberi bingkisan natal kepada yang lapar, yang sakit , yang di dalam penjara.
W : Tapi itu untuk mereka, lah..kalo untuk Bapak ?
G : Segala sesuatu yang Saudara lakukan untuk salah seorang dari warga kota yang paling hina ini, Saudara telah melakukannya untuk Saya.
W : Tapi..kami wartawan gak pernah terima hadiah Natal pak ..
G : Adalah lebih bahagia memberi dari pada menerima
W : Pak, akhir akhir ini Jakarta sering banjir. Apa itu tanda2 kiamat ?
G ; Apa hubungan banjir dengan kiamat ?????? Banjir ya karena kita pada suka buang sampah sembarangan, terus masuk got dan kali, dan air meluap, akibatnya ya Banjir
W : Apa pendapat bapak tentang…
G : saya kira waktu wawancaranya habis..Maaf saya harus pergi ke tempat kerja saya,dan mendatangi beberapa kantor kelurahan lagi, karena itulah saya telah datang.

Lewat tulisan sederhana Pak Andar Ismail, saya di ingatkan untuk merayakan Natal dengan melihat intinya…Kita terlalu ruwet dengan berbagai macam persiapan jelang Natal yang sifatnya terlalu sementara…tapi kita terkadang lupa ato ingetnya baru belakangan, bahwa Natal yang sejati adalah mengingat orang orang tersisih dan terpinggirkan. Saya berencana buat bikin kue…tapi, apa saya udah mikir gmana saya kasih sama orang yang starving di pinggir jalan ? Saya berencana buat dekor rumah dengan secantik mungkin, tapi apa saya inget untuk mengunjungi dan menyapa orang orang yang rumahnya hampir mau roboh, sekedar untuk memberikan beberapa papan kayu yang tergeletak di rumah, yang tidak ada artinya bagi kami, tapi sungguh berarti buat mereka???
Well.. gak ada yang namanya Kebetulan, ketika saya bongkar bangkir buku buat prepare Christmas, saya di ingatkan buat merayakan nya dengan cara yang benar, not just for me…me..and me..and my family but for others also…
So..Lets celebrate The reason Why Jesus Come to this earth..and kita bakal tahu, ada banyak hal yang bisa kita lakukan buat sesama kita.
Selamat menyambut Natal…
Dan apakah kira kira yang akan kita bagi untuk sesama kita di Natal tahun ini?

Selasa, 04 Desember 2012

Sebenarnya baik?????

Dia sebenarnya baik kok…, tapi emang kalo ngomong suka asal kayak gitu…
Itu adalah kalimat yang sering saya denger, untuk menggambarkan seorang yang “katanya” baik, tapi kalo ngomong mulutnya suka nyakitin. Tadinya saya merasa bahwa ucapan ini ada benernya. Tapi sekarang Gak lagi.
Beberapa minggu yang lalu, sesudah antar Keiko sekolah, saya pergi ke sebuah mall, saya nunggu kurang lebih sekitar setengah jam, karena ternyata toserbanya belum buka. Saya duduk di sebuah coffee shop, sambil ngerjain sesuatu, nunggu tokonya buka. Karena masih pagi, belom banyak orang yang dateng. Gak lama kemudian ada seorang Bapak, yang usianya mungkin above 50, dari tampilannya sih ok punya, setelah pesan macem2,  dia mulai sibuk sama semua gadgetnya, dan 5 menit kemudian dateng seorang perempuan , tampilannya sangat menarik , terlihat smart dan asyik punya .
Tak lama berselang, saya kemudian menyadari kalo saya udah gak konsentrasi dengan apa yang saya kerjain, tapi yang ada saya malah nguping. Aduh..bener bener bukan maksud saya untuk curi dengar, tapi hari itu masih pagi, belom banyak orang dan mereka duduk gak jauh dari tempat saya, dan suara mereka juga mendominasi seluruh ruangan ( well..sebenarnya suara si Bapak itu sih )
Apa yang mereka bicarakan?
Soal pekerjaan, mungkin karena gak sempet ke kantor ,si Bapak tadi  minta salah seorang staffnya untuk nemuin dia di coffee shop itu, tapi naas buat sang staff tadi, karena di coffee shop itu dia di maki maki sama sang Bos.. L .Mereka membicarakan soal pembukuan..,umpatan dari sang bos tadi bener bener gak enak di dengar. Walaupun saya bukan orang yang di maki maki, tapi rasanya kok saya jadi takut dan sedih bgt…saya memperhatikan beberapa pelayan yang ragu ragu buat ngasih cangkir kopi buat si Bapak tadi. Sekilas dari kaca saya juga bisa ngeliat tampang staff si Bapak tadi..Cuma bisa nunduk, bilang iya..iya.. , maaf Pak, dan nelan bulet bulet smua makian dari sang bos. ( rasanya saya pingin nangis ) aduh..gak tega.Bukan hanya cara ngomong si Bapak yang amburadul sama staff nya, tapi juga karena tempat si Bapak itu marahin staffnya di tempat umum. Waduh…kebayang deh malunya, seandainya saya yang jadi staff si Bapak.
Saya bisa merasakan apa yang perempuan itu rasakan, beberapa kali bekerja jadi sekertaris, ada saat saat dimana saya juga jadi tumpuan amarah sang Bos. Ada beberapa kali perkataan dari mereka yang masih saya rekam dalam hati saya, atau perkataan dari sesorang yang begitu nyakitin saya.Walaupun saya sama sekali gak dendam , but at that time..saya Cuma bisa mikir, kok si Bapak ngomongnya begitu sih…? Emang saya begitu ya..?Apa sih yang mereka pikirkan dan rasakan tentang saya sehingga  ngomongnya  kok nyakitin gitu?????Even besok harinya si Bos tadi udah lupa sama apa yang dia katakan, tapi..gak begitu sama orang orang yang di semprot. Dan efektivitas dari kemarahan yang meluap luap tadi itu bener bener gak berguna dalam sebuah pekerjaan.
Melihat tampang wanita itu, membuat saya sudah tidak percaya lagi dengan ucapan yang diatas. Dia sebenarnya baik kok….BAH…!!!! baik apanye ????
Gak akan ada seorang yang baik, penuh kasih,serta tulus jika dia buka mulut, smua kosa katanya penuh makian kluar dari mulutnya. GAK mungkin dia baik, jika dia menyakiti perasaan dan hati seseorang. Bagi saya yang pernah jadi karyawan, dan sekarang punya dua orang yang bekerja buat saya, saya akan bilang itu adalah BIG lie kalau ada orang yang masih mempercayai kata kata itu.
Saya percaya sekali  dengan ayat Alkitab , Apa yang terpancar dari mulut mu itu lah yang ada dalam hati mu..Setuju BGT, Dan beberapa Ayat alkitab juga menyebutkan, bahwa kita gak akan bisa mengucapkan kata kata berkat dan juga kata kata kutuk.. Dan yang paling jelas adalah teladan dari Tuhan Yesus , selama DIA mengajar murid muridNya, dan juga mengajar banyak orang..tak pernah ada kata kata yang nyelekit kluar dari Tuhan Yesus..bahkan pada orang orang yang menyalibNya…DIA minta pengampunan. Ya Tuhan..KAU begitu lemah lembut…apa hak kami ciptaan MU, untuk berbicara secara kasar kepada sesama kami, yang KAU ciptakan menurut rupa MU?
Saya tahu..gmana sebelnya kita, kalau ada orang ( apa lagi yang bekerja buat kita )gak bisa meet target, ataupun apa yang kita minta gak di kerjakan. Bawaannya emang emosi, mau ngomel. Tapi.. mari cari kata yang membangun..mari cari penyelesaian yang manusiawi. Tolong jangan dipakai kata kata makian, itu terlalu merendahkan . Kita bisa kasih punishment yang lebih beradab.
Apakah kata kata kasar itu akan menyelesaikan masalah? Sama sekali tidak..Betapa banyak masalah yang justru timbul akibat perkataan kasar yang kluar dari mulut kita? Banyak berita kejahatan yang terjadi karena masalah perkataan, ada orang yang dendam..dan kemudian bertindak brutal, karena sakit hati dengan omongan seseorang itu. Betapa banyaknya pejabat Negara kita, yang omongannya bikin kita sakit hati dan gregetan? Sehingga kita mempertanyakan kualitas mereka sebagai seorang pemimpin?
Kita bertanya kok bisa ya..dia ngomongnya begitu????? Apa yang dipikirkan????? Sampai dia ngomongnya begitu???Seseorang yang kinerjanya bagus, bisa langsung “jatoh harga” gara gara mulutnya yang ngomong sembarangan. Kok dia ngomongnya begitu sih???? Apalagi sekarang banyak acara debat di TV, smua orang ngomong ( well kebanyakan ) ngomongnya  sembarangan, kita smua pasti bisa menyebutkan siapa saja mereka.. Percayalah we can not change anything to be more better dengan hanya memaki dan menjelek jelekkan dan saling menyalahkan, dan juga menjatuhkan.
Didalam keluarga sendiri saja, kata kata harus di jaga dengan baik, seorang suami merasa sangat di hargai oleh kata kata yang lemah lembut, seorang istri akan merasa sangat di cintai jika sang suami berkata dengan penuh kasih dan sayang, seorang anak akan lebih mudah menurut jika kata kata yang kita pakai sebagai orang tua, diucapkan dengan lemah lembut di bandingkan dengan hardikan dan juga celaan. Keiko yang belum genap 4 tahun aja, merasa sedih, jika mamanya berkata dengan intonasi tinggi.
Belum lagi ada FB, twitter, Blog dan media lainnya..kita dengan mudah berekspresi semaunya tentang apa yang kita pikirkan dan rasakan , tapi mari lebih arif untuk mengucapkan sesuatu atau pun menulis sesuatu, yang sifatnya Kritik, sanggahan, keberatan, dll.Mengungkapkan sesuatu..atau apapun namanya itu tetap perlu lah..dalam hidup bermasyarakat atau dalam keluarga, tapi mari dengan kata kata yang pantas. Well…pantas itu kayak apa ya ? balikkan kata kata itu sama diri kita, apa rasanya jika ada orang yang berbicara kasar serta memaki maki seperti itu pada kita.
Kalau karyawan kita ada yang bikin ulah atau juga kesalahan, ya emang harus di tegur kalee..begitu juga dengan anak, ato bahkan suami ato istri kita, tapi mari ngomongnya dengan penuh kasih, tidak dengan amarah. Nah itu deh yang ngebedain, omongan kita itu , dengan si bapak yang terus merepet tadi..tanpa dia tedeng aling aling sama karyawannya.
Yakobus 3 : Dosa karena Lidah, adalah hal yang baik untuk selalu kita ingat.
Ayat 3 : Kita mengenakan kekang pada mulut kuda, sehingga ia menuruti kehendak kita, dengan jalan demikian kita dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.
Ayat 5 : Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara perkara yang besar.
Ayat nya yang ke 9 : Dengan lidah kita memuji Tuhan, Bapa kita, dan dengan Lidah kita mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah.
Ayat 10 : dari mulut yang satu keluar berkat dan kutuk. Hal ini saudara saudara ku, TIDAK BOLEH DEMIKIAN TERJADI
Ayat 11 : Adakah sumber memancarkan air tawar dan air pahit dari mata air yang sama ?
Ayat 12 : Saudara saudara ku, adakah pohon ara dapat menghasilkan buah zaitun dan adakah pokok anggur dapat menghasilkan buah ara ? Demikian juga mata air asin tidak dapat mengeluarkan air tawar.

Pastinya ada banyak kesedihan serta sakit hati dan juga perkara yang tidak berguna, yang dapat kita hindarkan ,jika masing masing dari kita lebih baik dalam menggunakan mulut kita. Ngeliat tampang staff wanita si Bapak di coffee shop tadi, bener bener bikin saya sadar diri untuk belajar lebih kuat lagi, untuk ngekang mulut saya.Saya gak mau nyakitin orang kayak si Bapak itu…apalagi , saya kebanyakan berkutat di rumah , jadi saya gak mau nyakitin hati keluarga saya, dgn mulut yang tidak di kekang..
Emang gak gampang…tapi Lets learn deh…dan kalo susah bgt, better pake ini xi..xi..

Jumat, 23 November 2012

Our LIST


What do you think if I said LIST..
List yang isinya tentang tugas tugas saya sebagai Mama
List yang isinya tentang harapan saya
List yang isinya tentang kebutuhan saya…
List yang isinya daftar belanjaan buat sebulan he..he..
And so on
Do you ever List about God Blessing..Penyertaan Tuhan, Pengajaran dari Nya…?

Seminggu yang lalu..ketika malam hari melihat Keiko tertidur, rasa puas merasuki hati saya.
Percakapan dengan suami pun mengalir..
Saya :Tahun ini luar biasa ya…?
Suami : Oya..Kenapa ?
Saya : wah..banyak alasan..Yang pasti penuh petualangan
Buat saya pribadi tahun ini adalah tahun petualangan ( weleh..weleh …hebat ya..seorang Ibu Rumah Tangga kayak saya punya Petualangan )
 Suami saya ketawa..he know exactly , what kind a adventure..that I went this year ..
Suami : Iya..saya juga punya banyak cerita tahun ini..
Saya : Keiko..juga punya banyak cerita tahun ini..
Suami saya Ketawa
Suami : Coba ayo..di List…buat Christmas note kita, dan juga Reminder kita buat jalanin tahun depan.
Jangan lupa share di blog…
Saya : Ha..ha..ha..
Suami dan saya..merasa bahwa blog yang saya bikin ini, menjadi berkat tersendiri buat kehidupan kami sebagai sebuah Keluarga, dan hope bisa juga jadi berkat buat orang lain.
Saya mengerti apa maksud suami saya..He not meant that I have to write every detail of it..
He said ,that list will remind us about HIS kindness and lesson in our journey as a parents, as a couple and as a person .
Tak terasa 2012 soon will be over, bakal jadi tahun 2013, secepat itu..
Saya beruntung , ada beberapa goal ditahun ini yang tercapai demikian suksesnya..ada juga yang sama sekali meleset 180 derajat. Banyak hal yang bener bener meleset dari sasaran, bikin kecewa dan bikin mau nangis hikkss.. , makanya saya bilang tahun ini adalah tahun penuh petualangan buat saya.
Tapi..ketika saya mulai mengingat apa yang saya dapatkan dan kami dapatkan, dan banyaknya doa doa yang terjawab ( walaupun kadang jawabannya tak sesuai keinginan saya) serta pelajaran yang kami ambil, My  list was full with Gratitude
Menjelang Natal…dan juga Pergantian tahun..kami di ingatkan untuk meList dan menghitung semua Berkat, Penyertaan dan juga Pembelajaran Yang Tuhan berikan kepada Kami. Hal itu ampuh membuat kami menjadi orang yang jauh lebih Bersyukur.menjadi orang yang lebih positive. Seharusnya saya punya jurnal tiap hari yang memuat tentang penyertaanNya.
 Jika dalam setahun ada 365 hari, paling sedikit dalam setahun ada 365 list nya, sementara dalam sehari…pasti lebih dari satu penyertaan yang Tuhan berikan pada kami sebagai sebuah keluarga.
Dalam dunia yang penuh kerusahan ini, juga ketidak pastian. KasihNya serta penjagaan Nya sempurna bagi kami . Tidak selamanya matahari bersinar cerah, hujan badai pasti kan datang..namun Nyanyian Pujian ini, mengingatkan kami untuk terus Me List /menghitung berkat kami sehingga kami tahu Kasih dan PenyertaanNya nyata buat kami dan juga buat kita semua .

Bila topan kras melanda hidupmu
bila putus asa dan letih lesu,
berkat Tuhan satu satu hitunglah
kau niscaya kagum oleh kasihNya.
Berkat Tuhan mari hitunglah..
kau kan kagum oleh KasihNya,
berkat Tuhan mari hitunglah
kau niscaya kagum oleh kasihNya.
Kidung Jemaat.439

Refleksi kami dalam masa Advent untuk memasuki Natal
----Selamat Memasuki Masa Advent----


Senin, 19 November 2012

Teladan Orang tua


Belakangan saya banyak memperhatikan tingkah laku Keiko..terutama ketika suami saya suatu saat berkata.” Liat..Keiko persis banget mamanya kalo lagi marah, tangannya diacung acungkan..”. Saya Cuma senyum waktu suami bilang gitu…Tapi bener banget deh, kalo Keiko lagi ngomel, dia tuh kayak saya..yang ngacung ngacungin tangan kayak orang lagi deklamasi, dengan intonasi yang juga menyerupai.
Ternyata bener banget, anak tu niru banget kebiasaan kita, tingkah laku kita.
Kayak gini..
Suatu pagi Keiko sama si bibi lagi didapur, saya lagi siapin keperluan suami buat ke kantor.
Keiko : Bibi lagi apa ?
Bibi : Bibi lagi masak Keiko
K  : Keiko bantuin ya..
B : Boleh..ini aduk aduk yang ini aja ( sambil ngasih adonan tepung, buat bikin tempe mendoan )
K : aku yang mau goreng
B : eh..Keiko gak boleh goreng..ini panas minyaknya, nanti kalo kena keiko bisa sakit.
K : Bibi..! aku mau goreng, aku gak mau aduk aduk, bibi..! kalo dibilangin Keiko nurut ya…!!!! ( tepok jidat )
Keiko ngomong gitu sambil acung acungin tangan..intonasinya persis seperti saya, kalo saya lagi marah sama Keiko.
Memang..gak selalu seperti itu…tapi rupanya yang terekam baik di benak Keiko adalah saat saya melarang dia melakukan sesuatu dengan acungan tangan dan juga ekspresi wajah serta suara yang tinggi, yang kemudian dia maknai sebagai bentuk “ketidak sukaan dan larangan dari mamanya terhadap yang keiko lakukan”
Ok..i learn my lesson..next time saya gak boleh ngomel sambil acung acungin tangan ataupun pake intonasi yg tinggi bgt( pls GOD remind me )soalnya, ngeliat keiko gituin Bibi, rasanya gak enak, gak sopan, gak pantes,  Berarti…Keiko jg ngerasain hal yang sama, dia ngerasa gak enak dimarahin mamanya dgn cara spt itu.
Ato…sebuah cerita lagi, kali ini antara saya dan suami .
Saya : Pa…itu kayu dibelakang kok gak di benahin sech???? Kan dah lama??? , itu kayu mau diapain ? tolong deh, besok sabtu pas libur, entah di buang, dikasih orang ato dibikin apa, yang penting jangan berantakan gitu donk..
Suami : emm….
Saya : Ya pa….denger kan  apa yg ku bilang?????!
Suami : emmmm…
Saya : heran..kok jwbnya gitu doank ( sambil ngeloyor pergi, sebelum emosi makin tinggi )
Waktu itu Keiko lagi asyik coret coret di kamar mainnya.
Suatu saat percakapan model “emm”  antara saya dan suami terulang lagi, tapi kali ini antara saya dan Keiko.
Mama : Keiko…Ya ampun..ini berantakan banget sih, kenapa kertasnya di gunting gunting gini..? ini harusnya di warnain, bukan di gunting…ini juga lemnya knapa blepotan kayak gini, belom lagi kelir kelirnya, ayo beresin…
Keiko : emmm… (sambil terus asyik ngegunting…)
Mama : Keiko denger kan kata mama…
Keiko : emmm….
Sebelom saya emosi jiwa , saya kabbbuuurrrrrrr….

Keiko..benar benar meniru kedua orang tuanya!!!!!! ( herannya knapa ya….yang ditiru itu yang jeleknya doank???????????)
Padahal saya sering kasih tahu Keiko, untuk sopan sama siapa pun…gak boleh galak galak sama siapapun.., dan dengan manis dia akan bilang “iya..mama”
Sepertinya missi saya selesai, menciptakan anak yang penuh sopan santun…eh, tapi begitu dia gak suka sesuatu, dia mulai galak lagi….( hadeh…)
Ternyata teladan hanya di mulut gak seberapa long last..dibandingkan dari teladan perbuatan itu sendiri.
Sebagai anak pun..saya banyak mencontoh teladan perbuatan kedua orang tua saya.Hanya sedikit lah kata kata dari mereka yang masih membekas di ingatan saya..tapi jika teladan perilaku mereka, sampai sekarang tetap saya ingat. Bahkan tanpa sadar terus saya praktekan. Tadinya saya gak ngeh…tapi Keiko (sekali lagi) Keiko ngebuka mata saya tentang hal ini, Hope..saya punya banyak teladan perbuatan terpuji yang bisa saya turunkan lewat perbuatan saya, dan juga suami saya, pada anak kami.
Banyak contoh Teladan dari Bapak saya yang saya ikutin sampai hari ini, antara lain :

1.Hobby Nulis ini, bikin Jurnal…mencatat semua peristiwa, suka bikin kliping…dll, adalah benar benar teladan dari Bapak saya,Bapak orangnya sangat rapih administrative, saya pernah di tunjukkin jurnal Bapak, waktu kita masih kecil kecil. Waktu itu kami ber3 ( anak anaknya ) sering bgt sakit, hampir tiap minggu pd bolak balik rumah sakit, Bpk catet semuanya dari biaya dokter, rumah sakit, jam, tgl, sakit apa, Bapak juuga suka banget dokumentasikan suatu peristiwa, jadi foto2 di rumah, dibelakangnya biasanya ada note notenya.
2. Bapak suka banget baca, hobby baca pun saya dapet dari bpk, saya memperlakukan buku buku saya udah kayak “harta”.Dulu..kita sering diskusi soal buku.Bahkan buku buku Bapak dari zaman SMA dulu di Medan, sampe sekarang masih ada, gak kemakan rayap………!!!!
3. Kerja keras, Bapak adalah seorang  pekerja keras.kami tidak hidup dalam kemewahan, tapi bapak bertekad buat skolahin anak anaknya semampunya dengan bekerja keras.Dan beliau sangat bangga akan pekerjaannya.( semangat ini terlihat jelas kepada kedua orang adik adik saya ) dan sewaktu saya bekerja pun, beberapa orang melihat “semangat” itu. Dan …saya pun merasa selalu bersemangat, even skrg gak kerja ngantor, tapi..semangat buat kerja keras slalu ada.
4.Banyak lagi lah teladan atau pun kesukaan yang saya dapatkan dari Bapak, kami sama sama suka denger lagu…karena Bapaklah yg pertama kali ajar ajar saya nyanyi. Bahkan kalau Bpak lagi bantu bantu mama ,kerja2 dirumah, beliau pasti pasang music. ( itu nular sama saya )
Lalu apakah yang saya dapatkan dari teladan mama ?
Banyak banget……!!!, Mama ( bagi saya ) sungguh luar biasa…dan galaknya juga luar biasa he..he..Beliau kebalikan dari Bapak, Mama gak pandai merangkai kata, Beliau cenderung ngomong apa adanya, She never making planning for long term…she do it the best she can do for today..

1.       Mama melihat rumah, bukan seperti penjara.., ( walaupun rumah kami sederhana ) Mama membuatnya benar benar nyaman dan bersih, hampir tiap tamu yang datang kerumah slalu muji betapa rapih dan bersihnya rumah kami ( even waktu itu ada 3 brandalan…) yang gak pernah ngebantuin mamanya sama sekali.She likes to cook, tiap hari mama masak ( even..pas lagi gak enak badan ) bisa di itung pake tangan makan , pake makanan yang di beli. Dan paling seneng kalo ada yang ultah dirumah, mama pasti bikin kue…, terutama kalau natal tiba…, oven yang panas..bau kue kering yang dipanggang..adalah bukti sayang mama sama kami anak anak dan suaminya, Itu ingatan yang berarti bgt buat saya. Ternyata itu saya terapkan sekarang..even gak tiap hari saya masak ( karena kadang bibi yg masak ) bisa di itung pake tangan, jika makanan di rumah beli. Even jika gak ada si bibi, saya tetep masak, karena gmana pun di situ ada rasa kasih, dan tanggung jwb buat keluarga.Mama melihat rumah dan keluarganya seperti ladang missinya.
2.       Yang paling saya ingat  dari teladan mama , adalah baca alkitab dan juga DOA, mama bisa berdoa sejam lebih, sampe sy mikir, kok doanya lama bgt ya…apa sih yang di doain ampe selama itu??? Tiap pagi sblom kami pada bangun ,baca Alkitab dan doa adalah kegiatan mama, sampe hari ini, ( kalau nginep dirumah ) karena Keiko jg bangun pagi..jd begitu bangun dia naik ke atas…ke kamar opung nya ( Opung = nenek , itu sebutan bagi kami orang batak ), gak lama Keiko turun lagi…kok turun..Keiko akan jwb..Opung lagi DOA, ssttttt…Ketika saya berdoa pun dan pegang Alkitab , Keiko tahu..dan dia menghormati moment itu.
3.       Banyak sekali teladan yg mama saya berikan pada saya, bukan dari kata kata mama, namun lebih kepada Teladan perbuatan mama.

Tulisan ini saya dedikasikan buat Kedua Orang tua saya…
Terima kasih banget sudah jadi Teladan yang luar biasa buat kami Pa..Ma..
Hope Kami, anak anak Bapak dan Mama..pun bisa menjadi teladan yang baik buat anak anak kami..
Sehingga Anak anak kami kelak pun bisa jadi teladan yang baik buat keturunan mereka selanjutnya.
Terima Kasih Tuhan.., untuk pelajaran Mu..untuk memberikan teladan perbuatan yang baik kepada Keiko…karena Engkau pun adalah Bapa yang juga Memberikan BANYAK TELADAN buat anak anak MU di Bumi.