Jumat, 17 Februari 2012

Damai Sejahtera




Apa yang paling saya  inginkan dalam hidup ini ????????

setelah dipikir pikir ternyata  saya sangat membutuhkan perasaan Damai dan merasa sejahtera. He..he..perasaan itu nyata sekali saya rasakan ketika saya dalam keadaan nyaman, dan bebas dari tekanan. Terasa sekali ketika saya berada di rumah sebagai Ibu Rumah Tangga. Walaupun Keiko sedang ribet serta rusuh  karena lagi males makan, itu tidak kemudian membuat perasaan say il feel , seribet ribetnya hari hari saya di rumah , jauh lebih tenang, dibandingkan dengan apa yang saya hadapi sekarang.

Namun begitu…itu adalah pilihan saya,  karena memang saya memiliki alasan tersendiri untuk kembali bekerja. Tantangannya lumayan keras pas saya balik kerja lagi, terutama dalam hal mempunyai waktu yang berkualitas dengan Keiko dan suami, dan juga menjaga kestabilan emosi saya serta spiritualitas yang tetap terjaga “temperaturenya “ . Gak pingin lagi suam suam kuku apalagi dingin.

Ternyata menjaga keinginan saya itu bukan suatu perkara yang mudah. Terus terang, saya adalah orang yang mudah panic.  Dan seperti sudah dikatakan oleh banyak orang, semakin kita panic, maka semakin berantakan segala sesuatu nya. Itu bener BGT, dan itu benar benar terjadi sama saya.  I have to say..that I got super duper fantastic  Boss. Just imagine in a one year he change his secretary over five times….  Jadi, kebayang  kan gmana?
Beruntung nya saya, sekarang saya memiliki tingkat kepanikan yang sudah berkurang kadarnya, hanya saja sometimes that attitude pop up again, di saat yang seharusnya saya butuh tenang. Awal bulan is the most stress full time, coz we have to prepare presentation , and becoz he a last person attitude , jadi kebayang riwehnya gmana. Dan sometimes…bahkan almost saya susah untuk punya rasa damai menghadapi hari yang belum terjadi , totally PANIC . Dan berkata pada suami, besok gmana ya…? Jangan jangan presentasinya berubah lagi in the last minute .
Suami saya Cuma bilang “ gak gimana gimana…jalanin aja …dipikirkan tapi gak usah kepikiran, santai aja…”
Saya Cuma bisa diem,dan dalam hati saya berbicara sendiri” Easy for u to say that, u don’t know how is my boss, how he can yell to every one, in the morning, if he had a bad mood, and becoz I work close with him, I must keep his temper , mistake is forbidden in his vocabulary “
Akal sehat saya bilang gini
“  Hey…listen to your husband, you already work with your own phase , you work with your best effort, if not suitable and he is not satisfied, u can learn… it will up date ur knowledge, beside that don’t be to frustrated with another  day that has not been arrived yet, enjoy ur present, Your NOW…..”

Jreng…iya ya…pikir punya pikir, kenapa saya memusingkan sesuatu yang even belum nyata ???

Akal sehat saya bilang buat berhenti merasa rusuh di hati, tapi..apa boleh buat kadang lost control juga, sampai saya benar benar minta hikmat dari Tuhan supaya saya bisa merasakan apa yang pernah saya rasakan dulu..ketika di rumah, yaitu damai sejahtera, dan kali ini damai sejahteranya itu benar benar karena bergantung pada TUHAN saja…bukan kondisi disekitar saya, dan saya mendapat jawaban nya dari saat teduh saya , ketika saya benar benar butuh campur tangan Tuhan .
Judulnya Bosan akan Kecemasan :
“If we realize we act worried , then STOP!!!!!chance ur worried mind , fear and confuse with the word of God, the word off insurance “
Filipi 4 :4 : Bersukacitalah senantiasa dalam TUHAN, sekali lagi kukatakan BERSUKACITALAH
              7: Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu
                  Dalam YESUS KRISTUS

Ya….Damai sejahtera itu, bukan karena suasana, dan lingkungan…tapi lebih karena KASIH TUHAN itu FULL dan MELIMPAH di hidup saya, sehingga saya perlu untuk bersukacita, apapun yang terjadi , Damai itu seharusnya melingkupi setiap orang percaya.

Penguatan itu bikin saya damai, dan kembali nyaman melalui hari hari saya. Terus terang, damai sejahtera adalah barang mahal dewasa ini, banyak kejadian yang bikin bulu kuduk berdiri, dari kecelakaan sampai fenomena alam yang bikin takut. Tapi...bukan kah tanganNya kuat untuk menggendong semua anak anakNYa?

Jadi saya seharusnya gak perlu takut dan bikin hari saya berantakan karena bos yang ngamuk, jalanan macet, gaji yang gak pernah dirasa cukup ( emang kapan pernah ngerasa cukup , he..he..he..), pembantu yang gak bisa diajak kerjasama, atau suami yang kadang sedikit bersebrangan pandangannya.Berita di Tv yang bikin merinding, yang kalo cari berita infonya gak lain dari korupsi, pembunuhan, perselingkuhan, bencana alam. As long...kita di planet yang namanya bumi, hal hal tersebut memang akan terus mengelilingi kita, ternyata bukan zaman ini aja kok...dari zaman baheula dulu, juga kesusahan dan kerusuhan itu pasti ada, sekarang tinggal kita umat yang percaya untuk bisa tinggal dalam Kasih Tuhan , percaya akan janjiNya, dan benar benar menerapkan segala sesuatu yang baik didalam our daily Life.....

Jadi sekarang saya better milih merasa Damai dan Sejahtera , dari pada ikut perasaan , arus serta kejadian yang gak jelas.Coz all i want in this life is have peace in my mind and soul.Dan itu bisa dilakukan hanya jika saya membiarkan damai itu tinggal dalam saya. So..i ask " Lord...let YOUR peace stay in my heart as long as i live "



6 komentar:

Lia mengatakan...

i miss you, jeung marthaaaaa ....

marthavina mengatakan...

Lia....Hugs...ya ampun...aku baru baca blog mu, bu...yang percakapan dgn suami mu...sedikit byk we learn a same thing

Mekar A. Pradipta mengatakan...

Aaaah, peluk kak Marthaaa... Sabar ya, kak, bosnya masih yang dulu itu kaan? Aku ya ngebayangin kalo bos itu someday akan berubah karena dia punya sekretaris yang takut akan Tuhan seperti kak Martha yang bekerja dengan kasih^^ Semua tidak akan melebihi kesanggupan kita, semangat! :)

KeZia Margaret mengatakan...

Halooo Kak Marthaaa..
this is first time yaaa aku komen di blog kak Martha??HOHO..
Aku super setuju nihhhh sama tulisan kakak yang ini.. kita mo damai mo sukacita itu pilihan kita ndiri.
Tetaaap smangaaad yaaa Kaaaak.. TUhan pasti kasih kekuatan khusus buat Kak Martha.hoho..
God bless youuu =)

marthavina mengatakan...

thx Ditha...for supportnya. Kesini kesini sih udah mulai terbiasa. he..he..

marthavina mengatakan...

Hi..Hi..Kez..senengnya Kezia drop for a comment here, iya, we decide , kadar kegembiraan kita sendiri ato kadar mood kita sendiri, jadi karena kita yg decide, better kita putusin buat happy all the time aja deh, dari pada sedih, bete, worried dan lain sebagainya.