Rabu, 07 November 2012

Beban sampah


Apakah ini ?????
Well ini adalah, sumber keributan yang hampir tiap hari terjadi kalau Keiko mau sekolah, atau pun kalau kami mau pergi ke luar.
Tas Keiko…

Dari dulu..Keiko senang sekali dgn tas, jadi di tasnya itu di isi macem macem, ya buku cerita..mainan ataupun krayon krayon ( even blom sekolah ), ketika dia dah sekolah, dan melihat teman temannya mempunyai tas troly yang di dorong, she ask like those also. Saya pikir knapa gak, toh tas yang lama dah mau rusak juga. Mau saya…Even tas troly, tapi jangan yang terlalu besar. Yang paling kecil lah ukurannya, Toh isinya palingan makanan sama baju ganti. Tapi… kecil kecil Keiko sudah mau decide, apa yg dia mau pakai. Dia minta tas yang bigger Size, akhirnya saya ngalah.
Jadi..diminggu pertama sekolah sekitar 3 bulan yang lalu tas ini nemenin Keiko kesekolah. Awal awal tak ada masalah dengan tas ini, namun lama lama tas ini jadi sumber pertengkaran kami. Keiko sekecil itu sudah pandai berdebat dengan mamanya L .
Apa yang kami perdebatkan?????
Tak lain dan tak bukan adalah ISI dari tas Keiko….
Apa sih Isinya?????
Ini..isinya ( ketika malam dia tidur, saya mengeluarkan smua isi tasnya)

 berantakan sekali …….dari buku cerita, krayon, gunting, mainan rusak, lem, 4 buah dompet ( sampe 4 ,satu gak cukup buat Keiko) , tissue kotor, potongan potongan kertas yang udah gak kepake…Tas sebesar itu, diisi sampai FULL sampe gak bisa ketutup.
Saya bahkan sudah tidak bisa untuk menyelipkan baju ganti di tas itu…gak ada tempat lain,  full isinya dengan sampah.
Saya mencoba untuk membujuknya  kalau ke sekolah, sebagian dari isi tasnya di keluarkan. Tapi dia menolak.
Saya mencoba untuk membereskan tas nya sewaktu dia tidur malam, tapi ketika pagi hari dia bangun dan melihat ada yg “ngebobol” tasnya ,Keiko histeris,  akhirnya dia mengumpulkan lagi sampah sampah untuk dimasukkan lagi ke dalam tasnya .( kejadian itu teruzzzzz berulang )
Akhirnya ….saya menyerah, untuk membiarkan dia membawa tas yang isinya sampah semua…, tapi..saya gak tega, Keiko yg sekecil itu membawa beban yang berat, saya takut dia bungkuk…saya menawarkan diri untuk membawa tas yang isinya sampah itu, dan dia menolak…even tas troly, tapi dia lebih suka untuk menggendong tas itu.
Senin kemarin, kesabaran saya habis…
Setiap senin,anak anak di WAJIBKAN bawa baju ganti, karena hari senin itu olah raga ( out door ) pakaian sudah dipastikan kotor, makanya tiap anak DIWAJIBKAN bawa baju ganti. Saya mencoba menyelipkan baju ganti Keiko ( saya cari yang paling tipis, baju gantinya ), tapi gak bisa masuk, dan tasnya gak bisa ditutup. Keiko marah…tasnya diobrak abrik sama mamanya.dan kali ini saya pun marah sama Keiko. Dari suara yang saya keluarkan paling rendah ( untuk membujuknya ), sampai saya mengeluarkan suara saya yang paling tinggi ( tapi tidak mempan juga ) sampai akhirnya….saya gak bersuara L
Mungkin…hari senin ini gak usah sekolah pikir saya. Keiko suka sekolah, dia senang dgn aktivitas, senang berkumpul dgn teman temannya. Makanya saya  “mengambil kesenangannya” sebagai peringatan pada Keiko, karena tidak patuh . Dia terus berteriak, sampai akhirnya cape sendiri..dia bertanya....knapa dah pake baju sekolah, tapi dia gak juga berangkat.Tega gak tega akhirnya saya bilang..
 Mama : Kita gak usah berangkat sekolah , karena Keiko gak nurut sama mama..
Keiko : Keiko..mau sekolah…( sambil nangis )
M : kalau mau sekolah, ganti tas,  atau kalo mau pake yang itu,isi tas nya dikeluarin…!!!
K : jangan mama..jangan dikuarin tasnya..
M : kalau gitu..gak usah sekolah, mama telp Ms. Artie dulu, bilang Keiko gak sekolah lagi
K : jangan mama…( teriak sambil pegang tangan saya )Keiko mau sekolah
M : bingung ( gak tega liat dia nangis sesunggukkan gitu )
K : Keiko..mau tas yang lain aja mama…
M: (surprise …) tas yang lain????, mau tas yang mana?
K: tas Ocha…
(Ocha..adalah nama anjing kecil kami ) keiko py tas berbentuk anjing berwarna putih dan berbulu halus. Tas itu gak pernah dia pakai, karena memang gak bs muat byk…palingan bs muat permen doank .
Keiko naik ke atas, ke kamarnya..dan turun dengan tas ochanya .
Dia ketawa..sambil gandeng tangan saya..
K : ayo sekolah Mama…
Benar benar gak nyangka…kalau akhirnya Keiko mau ganti tas…
Saya mau jingkrak ( saking senengnya ) karena akhirnya tas isi sampah itu di tinggal di rumah. Terharu bgt, kalau pada akhirnya Keiko bisa memilih untuk melepaskan sesuatu yang menjadi kesukaannya ( tas isi sampahnya ), demi dia bisa kesekolah buat ketemu sama temen temen, dan juga demi menyenangkan saya.
Hari selasa kemarin, Keiko masih pake tas Ocha, dan hari ini dia hanya bawa boneka Bear kecil ( untuk story telling ) serta tas tempat makan.
Tas isi sampahnya, masih tetep sama….digeret geret dirumah, masih tetep marah kalau saya pegang..Begitu bangun pagi, dia harus liat tasnya ( tepat spt waktu terakhir dia letakkan ) Saya berusaha untuk gak terlalu terganggu dengan tas itu ( even tangan saya gatel pingin buat ngerapihin ) tapi yang penting sekarang Keiko sdh bs diksh tau
 1.kalau pergi harus dengan tas yang lain,
2.atau dgn tas itu TAPI isi dikeluarkan,
3.atau kalau dia tetep bersikeras dgn tas itu dan juga sampahnya berarti we are not going anywhere …
Memang cape…untuk kasih pengertian sama anak, tadinya karena saya sebbbeeeellll bener sama tas itu, tas itu mau saya sembunyikan. Tapi suami saya melarang…dengan KERAS, dia lebih suka kalau Keiko di bujuk dan dikasih pengertian..kalau gagal di bujuk lagi ( terus..terus…) akan ada saatnya dia akan mengerti dan cape sama bebannya. Saya juga merasa..ini lebih baik buat Keiko…dari pada saya menyembunyikan tasnya, karena bagaimana pun kelak akan ada banyak pilihan yang harus di putuskan sendiri oleh Keiko,jadi sedari kecil better dia belajar untuk make decision ( yang baik ) Hope saya bisa membimbingnya…karena ini adalah salah satu life skill yang memang sangat bermanfaat.
Tapi..dari kisah Keiko dan tas isi sampahnya, saya belajar SESUATU .
Ternyata saya pun seperti Keiko…yang begitu senangnya membawa beban berat serta sampah kemana mana, dan OGAH buat ngelepasin smua sampah dan beban itu.
Tas isi sampah saya…adalah
1.perkataan seseorang yang menyakitkan saya, yg masih saya inget inget sampai sekarang ( padahal mungkin tu org yg ngomong dah lupa) dan mungkin tu org gak sengaja
2.Kekecewaan yang terus saya bawa, karena janji seseorang yang tak BISA ditepatinya.
3.Kemarahan yang saya pendam, karena suatu dan lain hal.
4.Iri hati yang saya miliki, karena seseorang memiliki sesuatu yang tak mungkin bisa saya punya.
5.Menyalahkan diri sendiri..untuk kejadian yang gak bisa di rubah ( gak berguna…)
6.Benci pada seseorang…
7.Kekhawatiran saya akan hari depan…apakah kami akan cukup ini..itu…
8.Ketakutan saya ….dst
Itu sampah saya….saya tau Tuhan gak seneng liat tas isi sampah saya…( sama seperti saya gak suka liat tas Keiko ) Karena itu akan membebani saya, membuat saya kelelahan akan beban saya. Membuat saya sakit, karena sampah itu.Dan membuat saya tidak bisa sigap dengan pekerjaan saya yang lain, atau aktivitas saya yang lain.
Padahal Tuhan dah bilang beban kita..DIA yang pikul..
Maaf Tuhan..kalau selama ini saya keras kepala, gak mau melepas beban yang seharusnya saya lepaskan.Sungguh maafkan saya…
Terima kasih untuk contoh nyata yang Tuhan hadirkan lwt Keiko ku..
Jika Keiko mau melepas bebannya, tas isi sampahnya…ajar saya juga mau lepas beban sampah saya yg gak berguna ini…
Seperti janji Mu…
Marilah Kepada Ku , semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepada mu. ( Matius 11:28 )
Adalah kelegaan jika saya melepaskan beban itu dan menyerahkanNya pada Mu

3 komentar:

eternal_love mengatakan...

aku suka banget sama postingan ini...
sampe ketawa n senyum2 sendiri ngebayangin apa yang keiko lakuin. hahahhahah dan diakhiri dengan pembelajaran. aku juga mau belajar untuk membuat keputusan yang benar, n gak mau bawa2 tas sampah. ^^

Stoltzfus Family mengatakan...

ya ampun ada2 aja yah tingkah balita yg kita kadang gak ngerti. bused deh bu tasnya sampe full gak bs diselipin baju sepotong.
btw jd mbawa rhema tersendiri yah untuk renungan, bagus juga tuh :) thanks for sharing mom keiko!

marthavina mengatakan...

@mama Kim : Sulit..buat Keiko ngelepas tas nya..tapi Puji Tuhan...sekarang kalo kmana mana gak di bawa lagi, cuma di rumah tetep jd mainan. :)
@Mama Timmy : iya...saya byk belajar dari Keiko..i have to thank her alot....setiap klaluannya bikin saya bercermin sama pd diri sendiri